Like on Facebook

Tampilkan postingan dengan label Batu Ametyst. Tampilkan semua postingan
Warga Gayamharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dihebohkan dengan penemuan sebuah batu akik berwarna ungu seberat 3,5 kuintal. Penemuan bermula saat seorang warga tengah mencari rumput.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Kamis (4/6/2015), batu akik jenis lavender seberat 3,5 kuintal ditemukan warga Desa Gayamharjo, Daerah istimewa Yogyakarta. Tidak hanya berukuran besar, temuan batu ini sangat menghebohkan warga karena di dalam batu terdapat bongkahan batu kristal berwarna ungu.
Keberadaan batu ini pun terus menarik perhatian warga setempat. Saat pertama kali ditemukan, bongkahan batu akik terpendam sedalam 80 cm sehingga hanya terlihat seperti gundukan batu pada umumnya.
Saat dicongkel menggunakan linggis, batu tersebut terbelah menjadi 2 dan di dalamnya terdapat bongkahan batu kristal berwarna ungu.
Meski sudah banyak orang yang berniat membelinya, sang penemu tidak berminat menjualnya. Karena mereka menganggap batu tersebut merupakan karya alam yang patut dilestarikan.
ASAL DAN SEJARAH BATU BUNGUR



Batu Bungur merupakan batu jenis Chalcedony Sekilas batu bungur mempunyai kemiripan dengan batu kecubung amethys dari kalimantan, batu ini  pertama kali ditemukan berupa bongkahan pada tahun 1970 di wilayah Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan dan Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.
Selain itu Batu bungur juga mempunyai jenis dan tempat asal yang berbeda, seperti batu bungur jenis darat banyak di dapatkan di kelurahan Jatibaru, Serdang, Jati indah, Rejo mulyo. Untuk jenis ini mempunyai cirri khas Warna yang lebih tua, bergerombol , banyak retakan dan struktur yang lebih kecil.
Untuk bungur jenis gunung banyak didapatkan dari kelurahan : Sri katon, Trimulyo, Palputih dalem, Palputih Simpang, ciri yang dimiliki cenderung mempunyai warna yang lebih muda, dan tekstur yang tidak menggerombol.
JENIS DAN MACAM BATU BUNGUR
Batu Bungur Kalimantan
Batu Bungur Kalimantan

Batu Bungur Jambi
 Batu Bungur Jambi
Batu Bungur Brazil
Batu Bungur Brazil
Batu Bungur Tanjung Bintang

Batu Bungur Tanjung Bintang


Batu Bungur Lampung

Batu Bungur Lampung

HARGA BATU BUNGUR
Harga batu bungur bervariasi sesuai dengan jenis dan kualitas yang dimilikinya, Batu jenis ini biasanya dijual dengan harga mulai Rp.600 ribu sampai yang termahal mencapai Rp. 1 milyar untuk jenis bungur tanjung bintang.
Sedangkan untuk bongkahan demgan kualitas standart dengan estimasi ukuran 14 x 6 x 4.5 mm dijual dengan harga Rp. 950 ribu.
CIRI BUNGUR ASLI
Berikut ciri-ciri Batu Bungur asli :
  • warna ungu pada batu bungur jika terkena cahaya akan terlihat berkilau dengan warna gelap di beberapa sisinya.
  • Jika direndam air warna batu bungur akan menggumpal dibagian sisi batu atau ditengahnya.
  • Mempunyai tingkat transparansi yang tinggi
  • Mempunyai tingkat kekerasan 7 skala mohs
CARA MERAWAT / PERAWATAN BATU BUNGUR
Berikut cara merawat Batu bungur :
Bersihkan batu bungur dengan  alat pembersih perhiasan ultrasonic atau dapat pula dengan menggunakan air hangat yang sudah diberi sedikit sabun khusus, kemudian sikatlah perlahan dengan sikat berbulu halus. Hindarkan batu bungur anda dari panas atau sinar matahari yang sangat terik dalam waktu lama karena warna batu akan memucat.

sumber
ASAL DAN SEJARAH BATU AMETHYST
amethyst-brazil-DSC07793.jpg (1334×1000)

Batu Amethyst adalah batu permata yang terkenal dengan keindahan warna ungunya. Amethyst sudah dikenal sejak zaman pra sejarah, dan di zaman mesir kuno amethyst biasa digunakan sebagai perhiasan. Banyak amethyst yang diukir indah ketika zaman itu.
Orang yunani kuno percaya jika batu amethyst / kecubung ini mampu mencegah mabuk. Pada abad pertengahan, tentara eropa menggunakan amethyst sebagai jimat pelindung ketika berperang. Mereka meyakini bahwa amethyst mampu menyembuhkan dan memberikan ketenangan ketika berperang.
Amethyst berasal dari bahasa Yunani yaitu “Amethystos” yang artinya “tidak mabuk”. Dari bahasa Yunani a-, “tidak” + methustos, “mabuk”. Amethyst dianggap obat penawar yang kuat terhadap mabuk, itulah sebabnya mengapa gelas anggur yang sering diukir dari itu.
Di dalam satra Perancis abad ke-16, Di ceritakan bahwa Dionysus, Dewa Mabuk dan Anggur, sedang mengejar gadis yang bernama Amethystos, yang menolak cintanya. Amethystos berdoa kepada para dewa untuk tetap suci. Doa Amethytos pun di kabulkan dengan mengubah dirinya menjadi batu putih. Kemudian Dionysus (Dewa Mabuk dan Anggur) pin marah dan menuangkan anggur di atas batu putih itu sebagai persembahan, pencelupan kristal ungu.
Batu Amethyst banyak di temukan di Indonesia, tepatnya Kalimantan (kabupaten Sukamara) dan Sumatera, Garut, Martapura, dan Pacitan. Selain indonesia, Batu Amethyst ini juga banyak ditemukan negara lain seperti Brazil, Uruguay, Korea Utara, Di Maissau Austria, Kanada, India, Russia, Madagascar, Namibia, Sri Lanka, dan Amerika,
JENIS DAN MACAM  BATU AMETHYST
1.    Batu Amethyst Kristal
Batu Amethyst Kristal2.    Batu Amethyst Brazil
Batu Amethyst Brazil3.    Batu Amethyst Quartz
Batu Amethyst Quartz4.    Batu Amethyst Kuning
Batu Amethyst Kuning5.    Batu Amethyst Korea
Batu Amethyst KoreaHARGA BATU AMETHYST
Harga satu batu amethyst di pasaran berkisar antara Rp 50.000 sampai Rp1 juta, tergantung kualitas dan ukurannya. Bongkahan Batu Amethyst mencapai 500.000 / Kilonya.
CIRI AMETHYST  ASLI
•    Memiliki kekerasan 7 pada skala Mohs.
•    Mempunyai ciri khas warna ungu.
•    Ketika di terawangkan ke sumber cahaya, akan tampak sekali warna ungunya.
CARA MERAWAT / PERAWATAN BATU AMETHYST
Karena Batu Amethyst / kecubung merupakan jenis batuan berharga, Anda patut merawat dan membersihkannya dengan baik dan benar. Berikut adalah cara merawat dan membersihkan batu amethyst :
•    Bersihkan Batu amethyst secara teratur di tempat membersihkan perhiasan.
•    Sediakan air hangat yang sedikit dibubuhi sabun lalu sikat batu ini dengan sikat yang berbulu halus, ini adalah cara yang tepat untuk membersihkan batu ini.
•    Hindarkan amethyst / kecubung diterpa sinar matahari panas dalam waktu lama karena diyakini akan memucatkan warnanya.
•    Hindari terkena gores atau gesekan dengan batu mulia yang lain.
•    Zat-zat kimia dalam parfum dan hairspray bisa membentuk lapisan di atas permukaan batu amethyst / kecubung yang mengakibatkan batu terlihat kusam.
close

Popular Post

Contact

© 2014 Jogja Gemstone
Distributed By My Blogger Themes | Designed By Bloggertheme9